B. PLBN YGNGEBA FBAKB YF Ygngenbe Mbwbcba ybaf pbngaf coabr pbkb nodcbr mbwbcba ybaf torsokgb 2. Yoroa`babba prlkuj bkbnbe prlos doa`gptbjba gko prlkuj kba doagakbjnbamutg sbdpbg prlkuj kgporjoabnjba jo pbsbr. Kbnbd doroa`babjba prlkujsg dbsbn, porusbeba ebrus dodgngjg sbnbe sbtu bspoj utbdb kbnbd poroa`babba prlkujsg dbssbn bkbnbe …b. Hbsgngtbs prlkuj c. Ebrfb cbrbaf`. Moags prlkujsg ybaf kgnbjujbak. Yofbwbg ybaf bjba kgrojruto. Yorjgrbba jouatuafba ybaf bjba kgporlnoe3. Pbnbe sbtu uasur poroa`babba prlkujsg dbssbn ybgtu "poroa`babba dorupbjba hbjtb lcyojtgh". Dbjsukayb bkbnbe ....Yoroa`babba prlkujsg tgkbj ebayb kgnbjujba btbs tumuba sbmb, totpg mufb ebrus doafujur jodbdpuba jlasudoa kbnbd doayorbp prlkuj ebayb doafgrb-afgrb abdua porjgrbba torsocut bkbnbe coabr kba toatuayb tgkbj doagdcunjba jorufgba pbkb porusbebbaYoroa`babba ebrus doambkg nbafjbe bwbn cbfg porusbebba kbnbd doafebsgnjba cbrbaf ybaf kgcutuejba jlasudoaYoroa`babba prlkujsg ebrus bpb bkbayb kba dodgngjg podgjgrba ybaf `ujup rbsglabn cujba ebayb socbfbg bafba-bafba sbmbYoroa`babba ebrus dodgngjg tumuba ybaf monbs kba dbdpu kgpbebdg lnoe doaomodoa porusbebbaKgkbnbd poroa`babba pornu kgporebtgjba porcbakgafba batbrb tltbngtbs poafonubrba pbkb wbjtu tortoatu kg cbfg tltbngtbs dbsujba sonbdb porglko tortoatu ybaf kgsocut koafba… b. Jbpbsgtbs `. Yrlsos o. Lptgdbngsbsg c. Yrlkujtghgtbs k. YrlkujsgYorusbebba bjba dodcubt prlkuj ybaf coabr-coabr dbdpu doayorbp jocutueba pbsbr koafba sudcor kbyb ybaf sukbe kgbaffbrjba. Eucuafba batbrb poroa`babba subtu prlsos prlkujsg koafba poaflnbeba sudcor kbyb bnbd bkbnbe…b. Yoroa`babba ybaf dbtbaf bjba doafeodbt bnljbsg sudcor kbyb bnbd c. Yoroa`babba prlsos prlkujsg tgkbj bkb eucuafbaayb koafba bnljbsg sudcor kbyb bnbd `. Yoaflnbeba sudcor kbyb bnbd bkbnbe wowoabaf pofbwbg ybaf tkbj kgbur pbkb bspoj poroa`babba prlkujsg dbsbn k. Yoroa`babba prlkujsg ybaf curuj tgkbj bjba corpoafbrue pbkb bnljbsg PKB o. Jbpbsgtbs prlkujsg tgkbj corpoafbrueYrlsos porsgbpba prlkujsg torkgrg kbrg jofgbtba-jofgbtba soportg poroa`babba urutba-urutba prlsos socbfbg corgjut=2 Yodgngeba porbnbtba3 Yodcongba dbtorgbn0 Yoaformbba koafba porjbjbs; Yodcbfgba pojormbba? Yoambkwbnba wbjtu8 Dlcgngsbsg porslabngb_rutba jofgbtba ybaf topbt bkbnbe... b. 2-3-;-?-0-8 `. ?-8-2-3-0-; o. 3-2-;-?-0-8 c. ?-2-0-8-3-; k. 3-2-;-?-8-0Jbpbsgtbs bkbnbe ebsgn prlkujsg btbu vlnudo podrlsosba terlufetput btbu mudnbe uagt ybaf kbpbt kgtbafbag, kgtorgdb, kgsgdpba btbu kgprlkujsg lnoe hbsgngtbs pbkb subtu porglko wbjtu tortoatu. Jbpbsgtbs prlkujsg ybaf coreucuafba koafba poaffuabba sudcor kbyb bkbnbe…b. Jbpbsgtbs kosgfa `. Jbpbsgtbs podbahbbtba o. Jbpbsgtbs poafonubrba c. Jbpbsgtbs ohojtgh k. Jbpbsgtbs podbsujbaYgebj-pgebj ybaf corporba kbnbd poafumgba prlkuj sbnbe sbtuayb bkbnbe porba podorgatbe. Yorba podorgatbe kbnbd poafumgba prlkuj, ybgtu…b. Doaotbpjba porbturba poruakbaf-uakbafba uatuj doambdga jobdbaba prlkujayb c. Doaotbpjba stbakbr prlkuj soconud prlsos prlkujsg`. Gjut doafovbnubsg poroa`babba prlkujsg soegaffb sosubg stbakbr k. Dongcbtjba poafumg nubr aofrg kbnbd doagafjbtjba dutu prlkuj kbnbd aofrgo. Doaorbpjba stbakbrgsbsg ybaf corsghbt hbjuntbtgh Yrlkujsg dbsbn bkbnbe prlkujsg doafbngr btbu prlkujsg torus doaorus. Bkbpua doa`gptbjba gko prlkuj kba doagakbjnbamutg sbdpbg prlkuj kgporjoabnjba jo pbsbr kg socut koafba…b. Yoroa`babba prlkujsg `. Yonbplrba prlkujsg o. Yrlkujsg dbssbn c. Yoafegdpuaba prlkujsg k. Yoduragba prlkujsg
CariSeleksi Terbaik dari lini produksi adalah Produsen dan Murah serta Kualitas Tinggi lini produksi adalah Produk untuk indonesian Market di alibaba.com. MENU MENU Alibaba.com. bahasa Indonesia Solusi Sumber Layanan & Keanggotaan Bantuan & Komunitas
Semua orang yang memiliki usaha sendiri pasti ingin menghasilkan keuntungan. Keuntungan adalah kelebihan pendapatan yang diperoleh suatu badan usaha atau perorangan dari modal awal yang dikeluarkan. Keuntungan disebut juga dengan istilah laba atau profit. Keuntungan adalah elemen yang paling sering diperhatikan oleh pemilik usaha karena menjadi tolak ukur dari kinerja perusahaan atau bisnis yang sedang dijalankan. Sebab, keuntungan menggambarkan manfaat finansial yang diperoleh ketika pendapatan dari aktivitas bisnis melebihi pengeluaran dan biaya-biaya lainnya. Setiap keuntungan yang diperoleh biasanya akan diberikan kembali ke pemilik bisnis sebagai kekayaan atau akan diinvestasikan kembali ke dalam bisnis. Keuntungan yang dihasilkan dihitung sebagai pendapatan total dikurangi total biaya. Baca juga Rumus Laba dan Cara Menghitung Laba yang Benar dalam Bisnis Secara umum, apapun tipe bisnisnya, baik itu bisnis rumahan atau perusahaan multinasional, keuntungan adalah tujuan utama. Sebab, salah satu cara termudah untuk menilai kinerja sebuah bisnis adalah berdasarkan pada profitabilitas atau keuntungan yang diraih. Meskipun demikian, beberapa pebisnis ulung lebih mendahulukan meningkatkan pertumbuhan bisnis. Dengan menargetkan pertumbuhan bisnis terlebih dahulu, maka barang atau jasa yang dipasarkan akan lebih kuat posisinya di tengah masyarakat. Hasilnya, keuntungan akan mengikuti. Oleh karena itu, kerap kita temukan bisnis yang mampu meraih keuntungan besar di awal berjalan, namun kemudian terpaksa gulung tikar karena ketidakmampuan bersaing di pasaran. Bagi majoopreneurs yang ingin mendahulukan pertumbuhan bisnis, maka kamu harus memastikan untuk memiliki modal yang cukup besar agar bisa menanggung biaya operasional agar tetap berjalan sampai bisa meraih keuntungan yang stabil. Apa sih fungsi dari keuntungan? Bagaimana memanfaatkan dana hasil dari keuntungan? Fungsi dari keuntungan yang diraih perusahaan umumnya digunakan untuk membiayai operasional perusahaan agar bisa berjalan maksimal. Selain itu, juga bisa digunakan untuk melunasi utang, gaji pegawai, serta kebutuhan investasi perusahaan agar bisa terus berkembang. Jika sebuah perusahaan memperoleh keuntungan yang tinggi, artinya produk atau jasa yang dihasilkan mendapatkan permintaan yang sangat tinggi dari konsumen. Sebaiknya, jika sebuah usaha belum menghasilkan keuntungan atau malah merugi, artinya produk atau jasa yang dihasilkan belum menarik perhatian dari konsumen. Hal tersebut dikarenakan beberapa hal, misalnya produk atau jasa berkualitas rendah atau metode produksinya tidak efisien sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan konsumen dalam jumlah banyak. Jumlah laba atau keuntungan merupakan sinyal atau pertanda bagi perusahaan untuk realokasi sumber daya yang dimiliki. Baca juga Faktor Produksi adalah Strategi Meraih Profit. Apa Iya? Pengertian Keuntungan Menurut Para Ahli Keuntungan atau laba merupakan harapan semua pebisnis. Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita simak beberapa pengertian keuntungan menurut para ahli. Menurut Soemarso 2010, laba atau keuntungan adalah selisih lebih pendapatan atas beban sehubungan dengan kegiatan usaha. Apabila beban lebih besar dari pendapatan, selisihnya disebut rugi. Laba atau rugi merupakan hasil perhitungan secara periodik berkala. Sementara itu, Suwardjono 2008 berpendapat bahwa keuntungan merupakan imbalan atas upaya perusahaan menghasilkan barang dan jasa. Senada dengan dua pengertian di atas, Themin 2012 mendefinisikan laba atau keuntungan adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi misalnya kenaikan aset atau penurunan kewajiban yang menghasilkan peningkatan ekuitas, selain yang menyangkut transaksi dengan pemegang saham. Jika merujuk kepada Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, laba atau keuntungan dijabarkan sebagai selisih antara harga penjualan yang lebih besar jika dibandingkan dengan harga pembelian atau biaya produksi. Keuntungan dapat diperoleh dengan berbagai praktik, misalnya saja menjual barang dengan harga yang lebih tinggi dari harga pembeliannya, membungakan uang, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Artinya, keuntungan hanya dapat diperoleh apabila perusahaan melakukan penjualan dengan harga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan biaya pembuatan atau biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang tersebut. Lembaga keuangan Otoritas Jasa Keuangan OJK tidak ketinggalan ingin berpendapat dalam menjawab pertanyaan “apa itu keuntungan?” Menurut OJK, keuntungan adalah kelebihan pendapatan dibandingkan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan tersebut. Dari semua pengertian keuntungan yang telah dipaparkan di atas, semua menekankan bahwa laba atau keuntungan hanya dapat diperoleh saat terjadi kelebihan pendapatan dengan memasang harga jual yang lebih tinggi dibanding harga beli maupun biaya produksi. Jenis-Jenis Keuntungan Dalam dunia bisnis, penting untuk mengenal jenis-jenis keuntungan atau laba. Semua jenis keuntungan ini dapat ditemukan di laporan keuangan dan dapat digunakan sebagai bahan analisis tentang kinerja perusahaan untuk dibandingkan dengan kompetitor. Berikut jenis-jenis laba 1. Keuntungan atau Laba Kotor Jenis keuntungan atau laba yang pertama adalah laba kotor. Dalam hal ini, keuntungan yang dihasilkan oleh seorang pengusaha didapatkan dari pengurangan hasil penjualan dengan biaya-biaya yang terkait dengan modal produksi membeli bahan baku, proses produksi, hingga membayar karyawan, atau biaya-biaya yang berkaitan dengan layanan. Dengan mengurangi hasil penjualan dengan komponen inilah maka akan didapatkan laba kotor. 2. Keuntungan atau Laba Operasional Laba operasional adalah keuntungan yang didapatkan oleh seorang pebisnis setelah mengurangi hasil penjualan dengan biaya tidak langsung yang bisa memengaruhi laba. Contoh dari biaya tidak langsung ini adalah komponen untuk penelitian dan pengembangan R&D, komponen kampanye pemasaran, biaya administrasi, serta biaya penyusutan. 3. Keuntungan atau Laba Bersih Dalam menghitung laba bersih, metode yang digunakan adalah laba kotor dikurangi beban usaha. Dalam menentukan nilai laba, terdapat beberapa elemen yang harus diketahui yaitu laba kotor, beban usaha, pendapatan lainnya, dan harga pokok penjualan. Selain itu, salah satu komponen yang perlu dihitung untuk mendapatkan laba bersih adalah biaya pribadi. Artinya, perlu untuk memasukkan tenaga pribadi dalam komponen pengurangan untuk menghasilkan angka laba bersih. Bahkan, seringkali perhitungan laba bersih juga memperhitungkan komponen-komponen tidak terduga, misalnya biaya perbaikan untuk mesin produksi yang rusak. Perbedaan Keuntungan dengan Omset Seringkali keuntungan dan omset tersebut dianggap sama. Padahal, sejatinya dua istilah tersebut memiliki makna yang berbeda. Omset adalah sejumlah uang yang dihasilkan oleh seorang pengusaha dari menjual barang atau jasa selama aktivitas bisnis. Uang tersebut belum dikurangi dengan harga penjualan produk dan biaya lain-lain seperti gaji karyawan, listrik, air, dan hal lain penunjang usaha. Oleh karena itu, omset seringkali disebut sebagai laba kotor. Untuk memperoleh omset yang besar saat menjalankan bisnis, maka kamu perlu memiliki produk yang mudah terjual agar omset yang dihasilkan bisa maksimal. Sedangkan untuk mendapatkan profit yang besar, maka disarankan untuk menjalankan usaha atau bisnis yang menjual produk-produk pasar ritel. Unsur-Unsur Keuntungan Untuk menentukan keuntungan atau laba bersih dari suatu bisnis atau usaha, berikut unsur-unsur yang perlu diketahui 1. Pendapatan Pendapatan adalah kenaikkan aktiva suatu perusahaan atau penurunan kewajiban yang terjadi dalam suatu periode akuntansi, yang berasal dari aktivitas penjualan barang. 2. Beban Beban adalah penggunaan aktiva atau kenaikkan kewajiban dalam suatu periode akuntansi yang terjadi dalam aktivitas operasi. 3. Biaya Biaya adalah pengeluaran modal yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa. 4. Untung-Rugi Keuntungan adalah kenaikkan ekuitas atau aktiva bersih yang berasal dari transaksi insidental yang terjadi pada perusahaan dalam suatu periode akuntansi, selain yang berasal dari pendapatan investasi pemilik. 5. Penghasilan Penghasilan adalah hasil akhir penghitungan dari pendapatan dan keuntungan dikurangi beban dan kerugian dalam suatu periode akuntansi. Baca juga 10 Prinsip Dasar Akuntansi dalam Penyusunan Laporan Keuangan Mencapai Keuntungan Bisnis Secara Maksimal Tidak ada cara instan yang dapat membawa keuntungan bisnis secara langsung. Memang ada perusahaan atau bisnis yang berhasil mencapai keuntungan dalam waktu singkat. Tapi, agar bisnis bisa mencapai keuntungan adalah sebuah proses yang membutuhkan waktu yang cukup lama melalui usaha dan kerja keras. Agar bisa mencapai keuntungan bisnis secara maksimal, ada cara-cara yang dapat dilakukan agar membantu dalam mengembangkan kondisi finansial bisnis. Berikut merupakan cara-cara yang bisa majoopreneurs terapkan untuk mengembangkan keuntungan sebuah bisnis Fokus pada perkembangan bisnis secara bertahap. Gunakan sudut pandang objektif dalam melihat sebuah masalah. Mulai mengembangkan bagian-bagian yang ada di perusahaan agar bisa mengembangkan masing-masing bagian untuk menambah keuntungan bisnis. Selain itu, kamu bisa lebih fokus dalam mengubah dan memperbaiki masing-masing bagian. Susunlah strategi dan rencana eksekusi dengan tujuan yang masuk akal dan dapat dicapai. Lakukan pemantauan monitoring secara berkala pada perkembangan yang terjadi. Tujuannya adalah untuk dapat membantu dalam mengidentifikasi masalah dan mengkaji ulang rencana yang telah disusun. Kesimpulan Tidak ada pebisnis yang ingin mengalami kerugian, karena semua ingin meraih keuntungan. Sebab, meraih dan menghasilkan keuntungan adalah “jalan ninja” dari setiap orang yang menjalankan sebuah usaha atau bisnis. Bisnis dalam skala kecil atau besar memerlukan perhitungan keuntungan yang benar, tepat, dan akurat. Hal ini berguna agar kamu bisa melihat seberapa jauh bisnismu mengalami perkembangan. Oleh karena itu, kamu harus memastikan bahwa strategi yang digunakan untuk kemajuan bisnis sudah tepat. Dengan demikian, kamu akan dengan mudah dalam mencapai tujuan dan target bisnis. Selain itu, perhitungan laba memerlukan data transaksi yang detail dan akurat serta pencatatan keuangan yang rapi dan terperinci. Hal ini merupakan sebuah keniscayaan untuk meraih keuntungan. Untuk mempermudah urusan pengelolaan keuangan pada bisnis, gunakan aplikasi keuangan dari majoo. Dengan menggunakan aplikasi keuangan majoo, laporan keuangan bisnis akan lebih rapi dan akurat. Ayo, segera berlangganan majoo mulai sekarang karena sangat banyak manfaat yang akan kamu dapatkan!
Lulusdari IKIP Jakarta, Martha menikah dengan Alex Tilaar pada tanggal 4 September 1963. Istri pendidik Prof. Dr. H.A.R Tilaar, ibu dari empat orang anak Bryan Emil Tilaar, Pinkan Tilaar, Wulan Tilaar, Kilala Tilaar dan nenek dari beberapa orang cucu, ini menyempatkan diri mengambil kuliah kecantikan dan lulus dari Academy of Beauty Culture, Bloomington,
0% found this document useful 0 votes5 views12 pagesOriginal TitleLATIHAN SOAL KELAS XII 21-22 GASALCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes5 views12 pagesLatihan Soal Kelas Xii 21-22 GasalOriginal TitleLATIHAN SOAL KELAS XII 21-22 GASALJump to Page You are on page 1of 12 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 11 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
LuminesceSerum merupakan Serum Anti Penuaan dengan tehnologi Adult Stemcell/sel induk dewasa. Diciptakan pertama kali di dunia dan dipatenkan olehDr. Nathan Newman, secara alami dapat mengatasi penuaan.; Luminesce Serum BUKAN KOSMETIK, melainkan skin care yang mengandung 200+ faktor pertumbuhan yang dapat meningkatkan sel
0% found this document useful 0 votes46 views7 pagesOriginal TitleSoal Ulangan Semester 1 fix RPLCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes46 views7 pagesSoal Ulangan Semester 1 Fix RPLOriginal TitleSoal Ulangan Semester 1 fix RPLJump to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Implementasistrategi membutuhkan tindakan-tindakan seperti: perubahan struktur organisasi, alokasi sumberdaya, program kompensasi, merubah strategi harga, budaya perusahaan, membuat sistem informasi manajemen yang lebih baik, dan sebagainya. II. Berbagai Problem dalam Implementasi Strategi.
Ingin memulai karier di industri FMCG fast-moving consumer goods atau mungkin retail? Jika iya, product line atau lini produk adalah salah satu hal yang harus kamu mulai pahami. Baik sebagai merchandiser, manajer, atau bahkan data analyst, wajib hukumnya untuk mengetahui produk yang dijual. Pasalnya, product knowledge merupakan salah satu hal yang bisa membantu para sales meningkatkan penjualan secara keseluruhan. Ingin tahu lebih lanjut tentang lini produk? Simak artikel ini sampai habis, ya! Apa Itu Product Line? © Merujuk pada Investopedia, pada dasarnya, product line adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan serangkaian produk serupa yang dinaungi oleh satu brand di perusahaan yang sama. Salah satu brand dengan lini produk yang cukup standar adalah Starbucks, misalnya. Mereka memiliki beberapa product line untuk kopi, teh, dan kudapan. Intinya, product line ini bisa dibilang sama saja seperti pengkategorian warna. Terdapat warna primer merah, kuning, hijau. Di bawahnya, ada banyak warna yang masuk ke kategori turunan’ merah, kuning, hijau, atau bahkan kombinasi ketiganya. Sampai sini sudah paham, kan? Menurut Corporate Finance Institute, produk yang berada dalam product line merupakan produk-produk yang memiliki relasi baik itu dari fungsionalitas, target pasar, atau mungkin juga kisaran harga. Meskipun ada relasi tersebut, bukan berarti produk yang berada di bawah satu product line harus selalu menjadi komplementer terhadap satu sama lain. Mereka bisa saja berdiri sendiri-sendiri, tanpa harus dilengkapi oleh produk lainnya di dalam product line yang sama. Kedalaman Lini Produk © Ketika bicara tentang lini produk, satu hal yang tak boleh dilupakan adalah kedalamannya. Kedalaman yang dimaksud di sini adalah jumlah produk yang ditawarkan di bawah sebuah product line. Pada dasarnya, tidak ada perhitungan khusus untuk mendapatkan product line yang ideal. Sebanyak atau sesedikit apa pun produk yang ada di bawah sebuah lini produk, kesuksesannya tidak hanya tergantung pada jumlah produknya. Memang, lebih banyak produk, pelanggan akan memiliki lebih banyak opsi. Akan tetapi, kalau terlalu banyak, pelanggan juga akan lebih sulit untuk memilihnya. Supaya kamu lebih paham, Glints punya contohnya di bawah ini 1. Product line low depth Jenis lini produk yang pertama adalah kedalaman rendah, dengan jumlah barang yang tidak terlalu banyak. Mungkin, hanya berisikan dua atau tiga produk saja. Katakanlah mereka menjual jus buah-buahan, tetapi hanya dua rasa, yaitu mangga dan nanas. Orang yang menyukai jus sirsak akhirnya tidak menjadi pelanggan brand tersebut, karena pilihannya terlalu terbatas dan tidak mencakup rasa yang ia suka. Alhasil, penjualan menurun karena target pasarnya menjadi terlalu kecil. 2. Product line high depth Brand dengan product line yang cukup dalam biasanya memiliki lima produk atau lebih. Untuk lini produk seperti ini, hal yang wajib dilakukan adalah riset pasar. Masih menggunakan perumpamaan yang sama, yaitu jus, katakanlah terdapat jus mangga, nanas, sirsak, apel, dan kedondong. Memang, orang yang menyukai kedondong jadi bisa memilih dari lini produk tersebut. Hal yang jadi pertanyaan adalah, bagaimana kalau produk tersebut tidak sepopuler yang lainnya? Hasil penjualan tentu saja jadi rendah. Padahal, perusahaan sudah mengalokasikan waktu, tenaga, dan uang yang cukup banyak untuk riset produk. Itu dia penjelasan lengkap seputar apa itu product line beserta beberapa contohnya. Dapat disimpulkan bahwa lini produk adalah istilah yang sesuai dengan judul artikel ini, yaitu payung besar yang menaungi serangkaian produk serupa. Kalau ingin menambah produk di dalam rangkaian product line, ingat untuk melakukan riset mendalam terlebih dahulu, ya. Jangan sampai usaha satu tim jadi sia-sia, hanya karena sebuah produk kurang populer atau justru sebenarnya populer tapi tidak dimasukkan ke dalam rangkaian produkmu. Ingin belajar lebih dalam lagi seputar dunia sales dan rincian di dalamnya? Kamu bisa coba mengikuti Glints ExpertClass, lho. Glints ExpertClass adalah kelas yang akan dibawakan oleh para profesional di bidang sales, dengan pengalaman yang tak perlu diragukan. Jadi, tunggu apa lagi? Cari kelas sales yang ingin diikuti, jangan sampai kelewatan kesempatan emas ini! Product Line Product Line
iturantai komando sebuah perusahaan ini merujuk pada berbagai tingkat komando yang ada dalam suatu organisasi. Mulailah dengan posisi tertinggi, seperti CEO atau pemilik perusahaan, dan berjalan di jalan sampai Anda mencapai pekerja garis. Perusahaan membuat rantai komando agar instruksi mengalir ke bawah dan laporan mengalir ke atas, dengan menyediakan
Home / Blog / Apa itu CEO? Bagaimana Peran dan Tugasnya dalam Perusahaan? Rizka Maria Merdeka September 25, 2020 Info & Update Chief Executive Officer atau yang sering disebut CEO, merupakan jabatan yang sudah tidak asing lagi di mata karyawan. CEO adalah pemimpin tertinggi pada sebuah perusahaan. Dalam bahasa Indonesia biasa diartikan sebagai Pejabat Eksekutif Tertinggi atau Direktur Utama. Sebagai pemimpin tertinggi di sebuah perusahaan, seorang CEO memiliki tugas yang mencakup cukup luas di perusahaan. Mulai dari menentukan visi strategis perusahaan, mengatur karyawan, melihat pergerakan kompetitor, hingga mengatur budget pengeluaran. CEO dituntut untuk bisa memimpin, mengelola, mengayomi, dan mengoperasikan pada level tinggi untuk keberlangsungan perusahaannya. Peran CEO dalam perusahaan 1. Sebagai Pemimpin Tentunya, menjadi pejabat eksekutif tertinggi akan memimpin seluruh karyawan yang bekerja dibawahnya. CEO perlu memiliki rasa tanggung jawab pada perusahaan yang dikelolanya. Selain itu, CEO biasanya memiliki pandangan visioner untuk terus mempertimbangkan masa depan perusahaan. Kreativitas seorang pemimpin juga dibutuhkan, agar inovasi dan pembaruan produk atau sistem terus dapat berkembang dan dapat bersaing dengan kompetitor. 2. Sebagai Pengelola Selain menjadi pemimpin, CEO memiliki tugas sebagai pengelola. Yaitu untuk mengelola sumber daya manusia yang ada di lingkungan perusahaan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan karena jika karyawan ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensinya, maka efektivitas bekerja akan semakin meningkat. Tidak hanya mengelola dalam bidang SDM, CEO juga perlu mengelola pendanaan perusahaan, seperti melihat budget untuk produksi, pemasaran, dan lainnya untuk menunjang kegiatan usaha perusahaan. 3. Sebagai Komunikator CEO bisa menjadi jembatan komunikasi antara karyawan dan jajaran direksi yang ada di dalam perusahaan. Terkadang, dalam rapat umum atau rapat umum pemegang saham, CEO sering kali menjadi pembicara dalam menyampaikan kegiatan perusahaan yang sudah dilakukan dalam satu tahun. Maka, banyak sekali yang berpendapat bahwa CEO adalah wajah perusahaan. 4. Sebagai Eksekutor Eksekutor adalah orang yang akan mengeksekusi sebuah ide atau gagasan. Seorang CEO mampu mengambil berbagai keputusan strategis yang dapat berdampak baik bagi sustainabilitas perusahaan berdasarkan hasil analisis data, baik yang telah menjadi jejak rekam record perusahaan maupun analisis terhadap berbagai lingkungan bisnis. Dalam hal ini, CEO lah yang membuat keputusan strategis untuk melangsungkan aktivitas bisnis perusahaan. Secara umum, CEO harus mampu memperhitungkan setiap detail dampak positif dan negatif serta langkah-langkah eksekusi ide yang tepat untuk perusahaan. Baca juga Bagaimana Cara Membuat Visi Seorang Leader yang Inspiratif? Jadi, terdapat 4 peran penting yang dijalankan oleh CEO di setiap perusahaan. Lalu, apa saja tugas penting dari seorang CEO dalam perusahaan? Simak rinciannya Menciptakan tim kerja yang solid Sebuah tim yang solid, pasti terdapat peran CEO di dalamnya. Dalam hal ini, CEO harus mampu untuk memotivasi dan menjadi jembatan komunikasi antara karyawan dan direksinya. Menjadi wajah perusahaanSeperti yang sudah dipaparkan di atas, bahwa seorang CEO sering kali menjadi wajah perusahaan. Dimana CEO menjadi perwakilan perusahaan dalam melakukan sebuah aktivitas di luar kantor. Dengan keberadaan CEO, publik secara perlahan akan terpengaruh tentang sebuah opini yang disampaikan. Mengatur rincian keuangan perusahaan dengan baikPerencanaan finansial suatu perusahaan harus melalui proses analisis dan evaluasi. Sehingga diharapkan distribusi anggaran belanja suatu proyek menjadi tepat sasaran. Proses tersebut merupakan tanggung jawab sebagai seorang CEO, dengan risiko dan keuntungan perusahaan di masa depan menjadi tanggung jawab seorang Chief Executive Officer. Membangun budaya kerja yang positifBudaya kerja dalam perusahaan juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh CEO. CEO juga memberikan dampak besar pada budaya kerja di perusahaan. Perlu diketahui, bahwa budaya kerja yang positif juga memberi dampak pada kinerja setiap karyawannya. Selain itu, CEO perlu mengetahui dan meneliti apa yang sedang terjadi di perusahaan terkait masalah kepegawaian karena akan berpengaruh pada budaya kerja. Jadi, Anda tertarik untuk menjadi seorang CEO? Memang bukan hal yang mudah untuk menjadi pimpinan tertinggi dalam sebuah perusahaan. CEO memegang tanggung jawab penuh terhadap perusahaan. Banyak peran dan tugas penting yang dilakukan dan berdampak besar pada seluruh kinerja perusahaan termasuk karyawan di dalamnya.
Kamisebagai Juniper Partner Indonesia memiliki komitmen untuk menyederhanakan dan memberikan keuntungan bagi pelanggan seperti membangun eksposur jaringan yang baik. Dan, kami di sini siap membantu pelanggan agar berhasil. Fitur yang Disediakan Juniper. Juniper sendiri menyediakan beberapa hal berikut ini yang sangat
Skip to content BerandaFitur LengkapHargaPrivate CloudLoginCoba Gratis Line balancing, Proses Penting dalam Kegiatan Produksi Line Balancing, Proses Penting Dalam Kegiatan Produksi Di sekitar kita, masih banyak pebisnis yang masih asing dengan istilah Line Balancing. Istilah ini memang masih sangat jarang di gunakan di kesempatan umum. Istilah ini akan sangat akrab di telinga mereka yang kesehariannya sudah menerapkan Line Balancing. Secara umum, line balancing diterapkan pada proses produksi di dalam industri manufaktur, yang mana line balancing ini memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan produksi yang dilakukan sesuai dengan target dan juga memberikan keuntungan yang lebih untuk perusahaan. Setiap perusahaan tentunya ingin mampu mengurangi biaya produksi dan juga mendapatkan yang besar. Hal tersebut bisa dicapai dengan cara menerapkan line balancing. Jadi, bisa kita katakan bahwa line balancing sangat berguna dalam memaksimalkan kepentingan manufaktur secara signifikan. Untuk itu, setiap perusahaan dan pebisnis harus bisa memahami apa yang dimaksud dengan line balancing dan juga manfaatnya secara lebih mendalam. Line Balancing Penyeimbangan lini atau line balancing adalah suatu strategi produksi yang di dalamnya mencakup menyeimbangkan operator dan juga waktu pada mesin produksi dalam menyesuaikan tingkat produksi yang dilakukan. Fungsi utamanya adalah guna membuat lini produksi yang cukup fleksibel agar bisa meminimalisir adanya ketidakteraturan internal dan juga eksternal. Baca juga Focus Group Discussion Adalah Pengertian, Tujuan dan Karakteristiknya Jenis-Jenis Line Balancing Tercatat ada dua jenis line balancing yang umumnya digunakan di dalam proses produksi, yaitu static balance dan dynamic balance. Static Balance Line balancing dengan jenis static balance lebih mengacu pada perbedaan tingkat kapasitas jangka panjang selama beberapa jam ataupun lebih. Adanya ketidakseimbangan statis ini akan menyebabkan berkurangnya penggunaan mesin, tenaga kerja dan juga workstation. Dynamic Balance Berbanding terbalik dengan jenis line balancing sebelumnya, pada dynamic balance ini lebih mengacu pada perbedaan kapasitas jangka pendek, seperti selama kurun waktu beberapa menit atau paling maksimal dalam hitungan jam. Umumnya, ketidakseimbangan dinamis ini terjadi karena adanya perubahan di dalam pencampuran antara produk dengan variasi di dalam waktu pengerjaannya yang tidak berhubungan dengan penggabungan produksi atas produk yang berbeda-beda. Itu artinya, strategi line balancing ini umumnya digunakan untuk tujuan pengelompokkan fasilitas dan juga tugas yang ada dan tenaga kerja di dalam suatu pola yang lebih efisien supaya nantinya mampu menghasilkan keseimbangan yang maksimal atau paling potensial dari kapasitas dan juga aliran produksi di dalam proses perakitan. Berbagai tugas tersebut dikelompokkan sehingga total waktu yang digunakan untuk proses produksi bisa menjadi lebih efisien dan mampu mengurangi waktu kosong yang bisa digunakan untuk menghasilkan lebih banyak produk atau mengejar target dengan lebih cepat. Pada lini produksi tertentu, jika waktu produksinya sama seperti waktu yang diperlukan untuk suatu produk, maka harus bisa diproduksi agar bisa memenuhi permintaan pelanggan, atau yang biasa disebut dengan takt time, maka lini produksi ini akan dianggap telah seimbang secara sempurna. Bila tidak, maka sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan harus bisa dialokasikan kembali ataupun diatur ulang agar bisa menghilangkan ataupun memperkecil kemacetan dan juga kelebihan kapasitas produksi. Itu artinya, jumlah karyawan dan juga mesin yang diberikan tugas untuk setiap tugas yang harus diselesaikan di dalam lini produksi yang sudah ditentukan harus bisa diseimbangkan lagi agar perusahaan mampu memenuhi tingkatan produksi yang maksimal. Manfaat dari Line Balancing Setelah kita memahami bersama apa itu line balancing dan juga berbagai jenisnya, maka Anda juga harus bisa mengetahui manfaat yang harus dihasilkan dari menerapkan strategi line balancing di dalam proses produksi yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Dalam hal ini, setidaknya terdapat empat manfaat yang bisa Anda peroleh dari menerapkan strategi line balancing di dalam proses produksi Anda, yakni 1. Mengurangi Pemborosan Waktu Pemborosan waktu adalah satu dari delapan jenis limbah ataupun pemborosan yang sangat sering ditemukan di dalam perusahaan manufaktur. Pemborosan dalam hal ini mengacu pada waktu idle yang terjadi saat operasional tidak disinkronkan secara menyeluruh. Sebagai contoh, pemborosan waktu yang terjadi saat karyawan operator menunggu bahan baku produksi yang dibutuhkan ataupun menunggu karyawan lain dalam menyelesaikan tugasnya. Contoh lain dari pemborosan waktu ini juga terjadi saat adanya peralatan yang tidak mampu beroperasi karena adanya kerusakan. Penerapan strategi line balancing ini mampu memastikan seluruh operator dan mesin bisa bekerja secara berkesinambungan. Tidak ada lagi operator ataupun mesin yang dibebani secara berlebihan ataupun menganggur saat jam kerja. Dengan meminimalisir waktu henti atas penggunaan mesin produksi, maka line balancing mampu meminimalisir pemborosan waktu yang seharusnya bisa dimaksimalkan agar proses produksi bisa berjalan lebih efisien. 2. Mengurangi Limbah Persediaan Limbah persediaan atau limbah inventaris adalah pemborosan atau limbah lainnya yang bisa sangat mudah ditemukan di dalam perusahaan manufaktur. Dalam hal ini, pemborosan persediaan yang dimaksud adalah terjadinya ketidak efisienan dalam hal mengalokasikan modal yang dimiliki perusahaan, seperti adanya kelebihan bahan mentah, pekerjaan dalam proses ataupun barang yang belum matang, dan juga barang yang sudah matang atau siap dijual. Untuk itu, strategi line balancing nantinya akan menyamakan standarisasi produksi yang mana dalam hal ini akan dilakukan guna memberikan kemudahan dalam menghindari penumpukan ataupun kelebihan persediaan yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan mengurangi waktu idle atau waktu kosong, maka line balancing ini akan memastikan bahwa terdapat pekerjaan minimal yang memang sedang berlangsung. Terakhir, dengan cara mendekatkan kesenjangan waktu produksi dan waktu takt, maka line balancing mampu menjamin pengiriman yang lebih tepat waktu pada konsumen. 3. Menyerap Penyimpangan Internal dan Eksternal Manfaat lainnya dari line balancing adalah mampu meminimalisir variasi yang terdapat di dalam lini produksi yang dilakukan. Line balancing akan mamungkinkan hasil lini produksi yang lebih seimbang, stabil, dan juga fleksibel agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada. Seperti bila permintaan pelanggan tengah berubah dalam hal adanya perubahan waktu yang lebih cepat, maka proses produksi nantinya bisa diatur kembali secara lebih cepat dengan cara menggunakan line balancing. Adanya penerapan strategi ini pun akan memungkinkan perusahaan dalam memprediksi konsekuensi dari perubahan yang dibawa pada lini produksi yang bersangkutan. Nantinya perusahaan akan jauh lebih mudah lagi dalam memodifikasi jalur dalam menyesuaikan laju produksi karena mampu melakukan prediksi tersebut. Cara Menerapkan Line Balancing 1. Mengetahui Takt Time setiap Stasiun Kerja Tahap pertama yang terdapat di dalam line balancing adalah dengan memahami takt time di setiap pos kerja. Anda harus mengetahui tingkat permintaan pelanggan dan juga waktu yang diperlukan dalam menyelesaikan suatu proses produksi. Rumus yang bisa Anda gunakan untuk menghitung takt time adalah sebagai berikut T = Ta D Keterangan T = Takt Time Ta = Time Available D = Demand 2. Membuat Rincian Proses Untuk bisa memastikan adanya keseimbangan, maka Anda harus bisa memahami keterkaitan dan juga urutan antara berbagai tugas yang ada di dalam suatu proses. Membuat rincian proses dangan mengidentifikasi hubungan dan juga urutan antara berbagai proses yang berkaitan. 3. Memahami Waktu yang Dibutuhkan Pada Setiap Kegiatan Proses Setelah selesai membuat rincian proses, maka kita harus bisa memahami waktu yang diperlukan dalam setiap pos kerja. Setiap rincian ini nantinya harus bisa diketahui waktu pengerjaannya dan juga kemudian dijumlahkan menjadi total cycle time atau total waktu pada siklus di dalam pos kerja terkait. 4. Identifikasikan Stasiun Kerja yang Memiliki Selisih Setelah berhasil mengetahui waktu kerja pada setiap pos, maka selanjutnya Anda harus mengidentifikasi pos kerja mana yang mempunyai selisih waktu dengan siklus waktu yang ditetapkan, baik itu selisih waktu yang lebih tinggi ataupun selisih waktu yang lebih kecil. 5. Analisis dan Lakukan Tindakan Penyeimbangan Setelah berhasil melakukan identifikasi yang mempunyai selisih waktu dengan waktu yang ditetapkan, maka selanjutnya lakukanlah tindakan penyeimbangan beban kerja agar total waktu siklus pada stasiun kerja yang bersangkutan lebih rendah daripada total siklus waktu. 6. Evaluasi dan Pemantauan Hasil Setiap pos kerja yang telah diseimbangkan pada proses dan tugasnya harus tetap dilakukan evaluasi dan dimonitor setiap hasilnya. Baca juga Pengertian Product Management dan Elemen yang Ada di Dalamnya Penutup Demikianlah penjelasan dari kami tentang line balancing. Dengan adanya penjelasan di atas, diharapkan setiap pebisnis manufaktur bisa lebih memaksimalkan proses produksinya secara lebih efisien, yang secara otomatis akan berujung pada peningkatan laba perusahaan. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan software akuntansi Accurate Online. Kenapa? karena selain mampu membantu kegiatan akuntansi perusahaan, software ini juga sudah dibekali dengan add on manufaktur yang mampu membuat kegiatan manufaktur Anda menjadi lebih efisien. Anda bisa membuktikannya sendiri dengan mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan gambar di bawah ini. Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik. Bagikan info ini ke temanmu! Related Posts Page load link
KeuntunganPersonal Computing Turun 7%. Disamping keuntungan layanan cloud yang melejit, penurunan terjadi pada divisi personal komputing. Pendapatan dari Windows OEM memang naik 5% dan dari produk komersial serta layanan cloud Windows naik 6%, begitu pula dengan pendapatan iklan search yang naik 8% dan pendapatan dari gaming naik 4%.
Perusahaan roti Kimbo menghasilkan beberapa roti tawar yang tidak memenuhi standar kualitas produk untuk dijual. Perusahaan ini lantas mengambil langkah inovatif untuk mengolah roti tersebut menjadi produk baru, yaitu roti kering dengan merek yang berbeda. Hal ini dilakukan agar tidak ada biaya produksi yang terbuang sia-sia, dan tidak ada produk yang dibuang dengan percuma. Secara tidak langsung, perusahaan ini sebenarnya telah menerapkan strategi yang disebut lini produk. Apa Itu Lini Produk? Lini produk merupakan strategi pemasaran sebuah perusahaan untuk menjual produk melalui berbagai macam tipe, variasi, warna, ukuran, harga, dan kualitas. Perusahaan dapat melebarkan lininya ke bawah, ke atas, ataupun keduanya. Berikut ini penjelasannya 1. Pelebaran lini ke bawah Perusahaan yang biasanya menawarkan produk berharga mahal, melebarkan lininya ke bawah dengan menawarkan produk berharga lebih murah. Kapan strategi bisa Anda lakukan? Anda dapat melebarkan lini ke bawah ketika adanya perlambatan pertumbuhan penjualan pada segmen atas. Anda bisa masuk untuk mengisi kekosongan penawaran di pasar. Kalau tidak diambil, segmen itu akan direbut oleh pesaing. 2. Pelebaran lini ke atas Perusahaan-perusahaan yang awalnya menawarkan produk untuk segmen bawah, masuk ke segmen atas. Hal ini biasanya dilakukan saat perusahaan tertarik dengan tingkat pertumbuhan dan keuntungan yang lebih tinggi. Selain itu, karena adanya kesempatan untuk mempromosikan perusahaan yang mampu melayani semua segmen. 3. Pelebaran lini dua arah Perusahaan yang melayani pasar menengah memperlebar lininya ke dua arah. Akan tetapi, hal ini jarang dilakukan. Segmentasi untuk Lini Produk Salah satu contoh perusahaan yang melakukan pelebaran lini adalah Tbk. Banyak makanan dan minuman yang diproduksi oleh Indofood, seperti mie instan, minyak goreng, susu dan lain sebagainya. Produksi produk-produk tersebut didasarkan oleh segmentasi pasar yang telah dibuat. Misal, produk mie instan Indomie dibuat untuk kalangan menengah ke atas, dan produk sejenis yaitu Supermi dibuat untuk kalangan menengah ke bawah karena harga produk yang lebih murah dan terjangkau. Tetapi, produk Supermi ini bukan produk gagal dari Indofood, melainkan produk yang sudah didesain dari awal memiliki kualitas yang berbeda dengan Indomie. Sehingga, setiap perusahaan yang melakukan pelebaran lini perlu memikirkan merek dagang lain dan menentukan harga jual yang tepat. Kenapa? Ini alasannya Merek merupakan nama, tanda, simbol, desain, atau kombinasinya yang ditujukan untuk mengidentifikasi dan membedakan barang atau layanan dari satu pembeli dengan pembeli yang lain. Merek sangat penting dalam keberhasilan produk. Sebagian orang merasa merek itu lebih penting dibandingkan dengan produk itu sendiri. Misalnya, Anda ingin membeli produk mie instan yaitu Indomie dan Supermi. Walaupun dari perusahaan yang sama yaitu Indofood, konsumen kemungkinan besar akan membeli Indomie. Kenapa? Kembali lagi kepada apa yang sudah dijelaskan bahwa merek memiliki kekuatan. Ketika perusahaan memutuskan untuk melakukan pelebaran lini, hal lain yang perlu dipikirkan adalah penentuan harga. Bagi perusahaan tidak mungkin menghasilkan produk dengan merek dagang berbeda, tetapi menawarkan produk dengan harga yang sama. Hal ini akan mematikan salah satu produk dan membuat kebingungan di konsumen. Pelebaran lini produk dapat diterapkan dalam usaha Anda, hal tersebut dilakukan agar produk Anda dapat dimanfaatkan secara maksimal dan menggapai semua segmen konsumen. Selamat mencoba!
Bagi saya, pendidikan adalah suatu hal yang penting. Pendidikan seperti sebuah tiket yang diberikan menuju jalan kesuksesan. Respon yang benar terhadap sebuah pendidikan yang kita terima akan membuat seseorang satu langkah lebih depan meraih keberhasilan,” tutur Chandra Wijaya, alumni UPH jurusan Teknik Industri angkatan 1999 dan Magister
0% found this document useful 0 votes0 views7 pagesOriginal Titlekisi kisi Soal PKK Kelas XII 2021 SMT 1.docxCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes0 views7 pagesKisi Kisi Soal PKK Kelas XII 2021 SMT 1Original Titlekisi kisi Soal PKK Kelas XII 2021 SMT 1.docxJump to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
trNK8. 6y5q6s45u0.pages.dev/196y5q6s45u0.pages.dev/9826y5q6s45u0.pages.dev/2446y5q6s45u0.pages.dev/9896y5q6s45u0.pages.dev/4266y5q6s45u0.pages.dev/6676y5q6s45u0.pages.dev/2076y5q6s45u0.pages.dev/481
keuntungan lini produksi bagi ceo adalah