Caramerawat pohon durian yang masih kecil berikutnya yaitu memangkas ranting. Pemangkasan dibutuhkan untuk pertumbuhan pohon dengan memangkas cabang primer. Pangkas cabang primer 1 meter dan cabang yang rapat serta sejajar dengan menyisakan batang paling besar berjarak sampai 40 cm.
Pohon bidara diketahui banyak memiliki manfaat yang cukup banyak bagi kesehatan maupun kecantikan kulit. Daunnya juga bisa diolah menjadi minuman teh dan bisa digunakan sebagai bahan pembersih. Tanaman atau pohon bidara ini memiliki daya tahan adaptasi yang baik. Pohon ini mampu hidup di daerah yang kering maupun basah tetapi akan lebih baik jika diletakkan ke tempat yang terbuka dimana bisa menerima cahaya matahari secara langsung. Habitat alami berada di lingkungan kering atau gurun. Sehingga tidak ada syarat khusus mengenai tanah yang digunakan. Asalkan tanah tersebut tidak digenangi oleh air terlalu serta mengandung unsur hara yang cukup, maka pohon ini bisa tumbuh subur. Dalam merawat pohon bidara aslinya tidak sulit. Tergantung yang merawatnya dan tahu juga akan kiat-kiat yang dilakukan dalam menumbuhkan pohon ini. Berikut ini akan diulas tentang cara agar pohon bidara bisa tetap tumbuh sumbur, antara lain 1. Melakukan Penyiraman Sumber Pohon bidara bukanlah tanaman yang membutuhkan air banyak, sehingga cukup disirami secara rutin dan teratur, yaitu setiap satu atau dua hari sekali. Hal tersebut didasarkan pada tempat asal pohon ini yang berada di tanah kering atau gurun. Saat menyiram juga cukup diberikan secukupnya tanpa berlebihan. Pohon Bidara, Dipercaya Bisa Mengusir Jin 4 Cara Meramu Daun Pohon Bidara untuk Diminum 2. Melakukan Pengajiran Sumber Bibit pohon bidara yang masih muda memliki batang yang belum kuat, sehingga batang tersebut perlu diberi pegangan atau yang disebut dengan ajir. Ajir bisa dibuat dari bambu yang dibelah menjadi kecil-kecil. Tancapkan ajir ke sebelah bibit pohon bidara dan ikat keduanya dengan tali raffia. Hal tersebut agar pohon bidara yang masih kecil bisa berdiri tegak dan tumbuh dengan baik. 3. Melakukan Penyinaran Sumber Agar tanaman maupun pohon bisa bertumbuh dengan baik, maka perlu mendapatkan pencahayaan atau sinar matahari secara langsung dengan tepat dan benar. Jadi letakkan pohon di tempat yang terbuka dan pastinya selalu mendapatkan cahaya yang masuk. 4. Melakukan Pemupukan Sumber Berikan pupuk secara berkala pada pohon ini. Pupuk tersebut nantinya bisa menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Berikan pupuk organic setiap bulan agar hasilnya bagus. Pastinya setelah diberi pupuk harus disirami, agar tidak layu. Selain itu juga, gunanya dikasih air agar pupuknya cepat larut dan langsung diserap oleh pohon tersebut. penggunaan pupuk NPK direkomendasikan dalam tumbuh kembangnya pohon ini. 5. Melakukan Pemangkasan Sumber Memangkas atau membuang cabang-cabang yang sudah tua maupun kering disarankan agar pertumbuhannya bagus. Apalagi jika cabang-cabang tersebut terkena penyakit langsung saja dipangkas. Gunanya dipanngkas untuk meremajakan kondisi pohon. Proses pemangkasan lebih baik menggunakan pisau atau gunting yang tajam, dimana semua itu harus bersih. Tujuannya untuk menghindari pohon dari infeksi. Alat pangkas yang kurang tajam juga mempengaruhi pohon dalam pertumbuhannya. Bisa terhambat karena malah mendapatkan luka. Berikut ini adalah tips-tips dalam merawat pohon bidara agar sukses tumbuh dan berkembang, antara lain 1. Tahu Langkah-langkah dalam Menyiram Tiap pot atau wadah tanaman pasti memiliki lubang untuk jalan keluarnya air saat disiram. Langkah menyiram yang tepat dan tipsnya adalah berhenti menyiram saat air sudah keluar dri lubang tersebut dan meluap. Karena jika berlebihan, tanaman akan membusuk. 2. Menambahkan Kelembapan Tanda-tanda tanaman yang mempunyai kelembapan rendah atau kekurangan kelembapan adalah munculnya bitnik-bintik cokelat pada daun. Jadi, segera tempatkan tanaman di daerah yang lebih lembab. 3. Berikan Pencahayaan Secukupnya yang Tepat Tanaman atau pohon pasti memerlukan cahaya, entah cahayanya dalam jumlah banyak atau sedikit yang pastinya dibutuhkan untuk proses fotosintesis maupun pertumbuhan serta perkembangan. Oleh karena itu, tingkat pencahayaan matahari sangat penting bagi tumbuhan. 4. Ubah Media Tanam Kadang ada tanaman yang tidak bisa tumbuh maksimal walaupun air dan cahaya yang diberikan sudah tepat. Sehingga solusi yang tepat adalah dengan mengganti media tanam. Menggantinya dengan memperbarui tanah mengganti dengan tanah baru yang banyak nutrisinya. 5. Melakukan Bersih-bersih Tanaman Tanaman juga perlu dibersihkan dari kotoran atau parasit yang ada di sekitarnya. Sehingga bisa dimulai dengan membersihkan daun dengan menggunakan kain halus itu bisa. Lumayan menghindarkan diri dari debu atau kuman untuk sementara. Baca Juga Manfaat Daun Pohon Bidara yang Perlu Kamu Ketahui Khasiat dan Nilai Gizi dari Buah Pohon BidaraJaraktanam yang dapat digunakan untuk menanam pohon bidara yaitu sekitar 5-9 m. Pemeliharaan Pohon Bidara Pohon bidara yang baru ditanam diikatkan pada ajir/tonggak. Lakukan pula pemangkasan untuk memperoleh 4 atau 5 cabang penyangga yang bentuknya balk.Pohon bidara arab Sizipus mauritania memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Khususnya daun bidara yang biasa diolah menjadi minuman teh serta dapat pula digunakan sebagai bahan pembersih. Tanaman ini mempunyai daya tahan serta kemampuan beradaptasi yang sangat baik. Pohon bidara arab mampu tumbuh dengan baik di daerah yang kering maupun basah. Namun lebih baik jika tanaman ini diletakkan di tempat terbuka yang bisa menerima cahaya matahari secara habitat alaminya berada di lingkungan gurun, pohon bidara ini sangat mudah ditanam. Tanaman ini bisa mengatasi suhu udara yang cukup ekstrem. Idealnya bidara ini ditanam di daerah pesisir pantai hingga ketinggian m dpl. Pada lingkungan ini, suhu udara rata-rata berkisar antara 20-32 oC dengan curah hujan mencapai 300-400 mm/tahun. Tidak ada syarat khusus mengenai tanah yang cocok untuk ditanami bidara. Asalkan tanah tadi tidak digenangi air serta mengandung unsur hara yang cukup, maka bidara akan tumbuh terlalu sulit untuk merawat pohon bidara arab. Adapun kiat-kiatnya adalah sebagai berikut!PenyiramanPada dasarnya, tanaman bidara tidak membutuhkan air terlalu banyak. Wajar saja mengingat habitat alaminya terletak di gurun pasir. Di lingkungan tersebut, kondisi cuacanya cenderung panas dengan tanah yang cukup gersang. Jadi ada baiknya Anda menciptakan lingkungan alami yang sesuai dengan habitat bidara. Penyiraman tetap perlu dilakukan, tetapi jangan terlalu sering. Siramlah tanaman ini 1-2 hari sekali dengan air bidara yang masih cukup kecil memiliki batang yang belum terlalu kuat. Oleh sebab itu, batang ini memerlukan pegangan yang disebut ajir. Ajir terbuat dari bambu yang dibelah kecil. Tancapkan ajir bambu ini tepat di samping tanaman bidara. Kemudian ikatlah menggunakan tali rafia. Dengan begini, maka tanaman bidara yang masih kecil tersebut tetap mampu berdiri tegak sehingga pertumbuhannya bisa lebih tanaman bidara yang Anda miliki bisa mendapatkan sinar matahari secara penuh. Sebisa mungkin letakkan tanaman tersebut di tempat yang terbuka. Maksimalkan sinar mentari yang bisa mengenai tanaman bidara. Hal ini dikarenakan pohon bidara arab sangat menyukai sinar matahari. Cahaya mentari akan membuat pohon tumbuh dengan baik dan subur. Pohon ini juga akan rajin menghasilkan bunga dan perlu memberikan pupuk secara berkala agar pertumbuhan pohon bidara lebih optimal. Pupuk menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Berikan pupuk organik setiap 1 bulan sekali. Siramlah tanaman setiap kali selesai diberikan pupuk. Tujuannya agar pupuk ini cepat terlarut sehingga mudah diserap oleh akar pohon bidara. Anda juga bisa memberikan pupuk NPK untuk mendukung pertumbuhan daun dapat dilakukan dengan membuang cabang-cabang tanaman yang sudah tua, terserang penyakit, cabang yang sudah mati, atau pertumbuhannya tidak terlalu bagus. Proses pemangkasan ini begitu penting karena akan meremajakan kondisi pohon bidara arab secara keseluruhan. Anda bisa memangkas cabang tanaman bidara menggunakan pisau atau gunting pangkas tanaman yang tajam sehingga tidak melukai tanaman itu sendiri.
Pohonbidara merupakan pohon yang banyak khasiatnya, dari berbagai pohon yang lain. Pohon bidara juga mempunyai ciri cirinya sendiri, pohon bidara termasuk dalam tanaman toga atau bisa di sebut tanaman obat keluarga. Tanaman bidara ini termasuk jenis tanaman belukar yang mudah hidup di daerah mana saja sebagian besar daerah kering.
Pohon bidara mungkin masih terdengar asing bagi masyarakat awam. Meskipun begitu, pohon bidara telah menyebar di beberapa negara di penjuru dunia, salah satunya Indonesia. Tanaman ini memiliki tingkat kegagalan tinggi terutama pada proses pembenihan. Oleh karena itulah mengetahui cara menanam pohon bidara yang tepat menjadi hal penting yang harus dipahami. Bidara atau yang kerap kali disebut widara atau jujube ini merupakan tanaman berbuah dengan bentuk pohon kecil. Dalam Al-Qur’an, nama bidara sering disebutkan dalam beberapa ayat. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Timur Tengah, di mana pohon bidara tumbuh dengan baik di wilayah dengan musim kering. Jenis-jenis Tanaman Bidara Pohon bidara merupakan pohon kecil berakar tunggang yang tingginya bisa mencapai 15 meter, biasanya bengkok. Terdapat 3 jenis pohon bidara yang umum dijumpai di antaranya adalah Pertama adalah Bidara Arab atau Ziziphus spina Christi, berasal dari Arab dan memiliki buah dengan rasa manis dan asam. Kedua, Bidara China atau Zizyphus jujube, di mana buahnya berbentuk seperti apel yang cenderung oval. Saat matang, buahnya akan berwarna coklat hingga keunguan dan menjadi keriput, sehingga dijuluki juga sebagai kurma China. Yang ketiga adalah bidara laut atau Ziziphus Mauritiana yang dapat tumbuh dengan baik di kawasan pinggiran laut atau pantai. Warna buahnya berwarna kuning dengan rasa asam. Di pohonnya terdapat duri dengan ukuran yang lebih besar daripada pohon bidara arab. Tanaman bidara dapat dimanfaatkan daun, pohon dan buahnya. Selain itu menanam pohon bidara juga dipercaya dapat menangkal sihir maupun menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh gangguan sihir. Bidara yang ditanam secara vegetatif memiliki keunggulan dapat berbuah dengan lebih cepat. Sedangkan jika menanam secara generatif atau biji, biasanya akan menghasilkan pohon bidara dengan jenis dan kualitasnya yang tak menentu. Baca Juga Cara Menaman Tanaman Pare Tanaman ini tumbuh dengan baik di daerah dengan ketinggian 1000 mdpl, dengan suhu yang cenderung panas. Walaupun di habitat asalnya tanaman ini tahan dengan musim kering, namun sebaiknya tanahnya tidak sampai mengalami kekeringan supaya tanaman dapat tumbuh dengan sempurna. 1. Proses Mempersiapkan Benih Biji Bidara Persiapkan Benih Biji Bidara Jika menanam dari biji, langkah yang harus dilakukan adalah mengumpulkan buah bidara matang sebanyak yang dibutuhkan, pastikan warna buahnya sudah berubah seutuhnya menjadi coklat kemerahan tanpa warna hijau sedikitpun yang tersisa. Buah yang dipilih sebaiknya buah dengan bentuk yang bagus tanpa cacat sedikitpun. Buah tersebut kemudian dipotong memanjang menggunakan pisau lalu keluarkan biji di dalamnya. Lalu bagian permukaannya dibersihkan dengan cara digosok lembut, supaya daging buah yang masih menempel dapat terangkat. Setelah semua biji sudah dibersihkan, saatnya dibilas menyeluruh dan silahkan dijemur di luar ruangan dengan sinar matahari penuh selama kurang lebih 4 hingga 5 jam. Kemudian biji-biji yang sudah mengering itu dipecah cangkangnya dengan alat penumbuk seperti cobek batu. Pastikan untuk menumbuk dengan hati-hati supaya biji di dalamnya tidak ikut pecah. Biji-biji yang sudah dikeluarkan dari cangkangnya itu kemudian direndam semalaman menggunakan campuran air bersih dan ZPT. Tujuan perendaman ini supaya proses perkecambahan bijinya lebih cepat. ZPT bisa dengan menggunakan bawang merah yang sudah ditumbuk halus, yang kemudian dilarutkan dalam air bersih. 2. Penyemaian Biji Bidara Setelah direndam semalaman, biji kemudian ditiriskan lalu disemai. Penyemaian dilakukan dengan menyiapkan nampan atau baki yang alasnya sudah diberi tisu sebanyak 3 lembar. Biji-biji yang sudah direndam semalaman kemudian disemai di atasnya secara rapi, kemudian disiram air bersih dengan cara disemprot menggunakan sprayer. Wadah penyemaian kemudian ditutup dengan plastik berwarna gelap selama 2 sampai 3 hari. Nantinya biji akan tumbuh akarnya yang artinya benih bidara siap untuk dipindah ke polybag. 3. Proses Pemindahan Benih ke Polybag Pindahkan Benih ke Dalam Polybag Di polybag sendiri, tentunya harus diisi dengan tanah yang sesuai untuk tanaman bidara. Media tanam yang baik adalah campuran dari tanah humus, pupuk kandang, serta sekam padi dengan perbandingan sama. Media tanam itu dicampur hingga benar-benar rata baru kemudian dimasukkan ke dalam polybag berukuran sekitar 15 x 15 cm. Baca Juga Cara Budidaya Semangka Sebelum menanam benihnya, sebaiknya pada bagian atas media tanamnya diberikan abu sekam secukupnya lalu disiram hingga media tanamnya menjadi basah. Kemudian buat lubang tanam. Pastikan kedalamannya sekitar 2 sampai 3 cm. Baru setelah itu biji yang sudah disemai dimasukkan ke dalam lubang dengan posisi akar di bawah, lalu dikubur dengan menyisakan sedikit bagian atas bijinya. Silahkan disiram kembali. 4. Penyiraman dan Perawatan Tanaman Bidara Polybag diletakkan di area terbuka yang memastikan tanaman mendapat pancaran sinar matahari langsung. Akan tetapi sebaiknya berikan naungan di atasnya supaya sinar matahari yang datang tidak dalam intensitas yang terlalu berlebih. Naungan yang diberikan sebisa mungkin adalah naungan yang bisa dibuka atau ditutup. Jadi saat pagi hari mulai pukul 7 hingga pukul 10, naungan bisa dibuka supaya bibit mendapat sinar matahari penuh. Baca Juga Cara Menaman Tanaman Kurma Karena jika terlalu lama berada di tempat gelap, tanaman akan mengalami etiolasi, di mana pertumbuhannya cepat namun kondisi tumbuhannya menjadi lemah dengan batang yang tidak kokoh serta daunnya yang kecil dan pucat. Penyiraman dilakukan dengan melihat kondisi tanahnya. Jika tanahnya masih lembab karena hujan misalnya, sebaiknya tidak perlu disiram lagi. Tapi apabila tanahnya terlihat kering, maka penyiraman perlu dilakukan. Biasanya dalam waktu seminggu benih sudah tumbuh dan menghasilkan 2 helai daun muda. Tanaman bidara bisa dipindahkan ke lahan saat batangnya sudah cukup tinggi dan akarnya yang mulai menembus bagian bawah polybag. Perawatan tetap harus dilakukan sampai pohon bidara memasuki masa panen. Perawatan yang bisa dilakukan adalah penyiraman terutama saat kondisi tanahnya kering, pemupukan serta penyiangan gulma. 5. Perawatan Bidara dari Gulma dan Hama Rawat Bidara Anda dari Gulma dan Hama Apabila muncul gulma yang tumbuh di sekitar tanaman bidara, sebaiknya segera dicabut supaya tidak merebut nutrisi yang seharusnya untuk tanaman bidara. Pupuk dapat diberikan saat masa vegetatif, yakni dengan menggunakan pupuk kandang dengan kadar secukupnya. Lalu berikan juga pupuk nitrogen atau pupuk urea sebagai pupuk tambahan untuk mempercepat proses pembentukan buah. Jika tanaman bidara tumbuh dengan baik tanpa terkendala oleh hama atau kerusakan apa pun, di tahun kedua pohon ini sudah akan berbuah. Setelah buahnya dipanen, disarankan untuk memangkas bunga-bunga yang muncul dari pucuk baru. Tujuannya supaya pucuk-pucuknya memiliki tingkat kesuburan yang memadai sehingga nantinya akan membuat pohon bidara menghasilkan buah dengan ukuran yang baik. Buah serta daun bidara memiliki banyak khasiat yang baik bagi kesehatan. Manfaat dari konsumsi buah bidara antara lain sebagai antioksidan, memperkuat otot, tulang dan gigi, mengurangi risiko pembentukan sel kanker, dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menormalkan sistem pencernaan, menurunkan tekanan darah, serta mengandung vitamin A dan C. Daun bidara sendiri bermanfaat dalam mengatasi gangguan pada mulut,mengobati luka, masalah kewanitaan, serta dapat mengatasi jerawat. Itulah rahasia cara menanam pohon bidara yang baik dan benar. Dengan mengetahui cara ini, maka resiko kegagalan dalam menanam tanaman bidara dapat ditekan semaksimal mungkin. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi pembaca dan selamat mencoba! Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis. Bidaraatau widara (Ziziphus mauritiana) adalah sejenis pohon kecil penghasil buah yang tumbuh di daerah kering. Tanaman ini dikenal pula dengan pelbagai nama daerah seperti widara (Sd., Jw.) atau dipendekkan menjadi dara (Jw.), bukol (Md.), bekul (Bal.), ko (Sawu), kok (Rote), kom, kon (Timor), bedara (Alor), bidara (Mak., Bug.), rangga (Bima Pohon bidara dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Baik buah maupun daunnya sering diolah menjadi obat tradisional untuk meredakan penyakit. Menanam pohon bidara di rumah akan membuatmu punya apotek herbal sendiri. Cara menanam pohon bidara sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, kamu memang perlu telaten untuk mengurusnya agar bisa berbuah dengan menanam pohon bidara yang benarBibit pohon bidara yang bagusBerikut ini penjelasan lengkap seputar cara menanam buah bidara dari tahap awal hingga pemeliharaan1. Temukan lokasi tanam yang tepatBidara adalah tanaman yang besar, sehingga pastikan kamu memiliki cukup lahan jika ingin menanamnya di rumah. Pilih lokasi penanaman yang bisa mendapatkan sinar matahari secara optimal. Sebab, jika kurang sinar matahari, pohon bidara tidak bisa tumbuh Pilih dan siapkan bibit bidara yang berkualitasKamu bisa mendapatkan bibit bidara secara langsung di toko tanaman ataupun membuatnya sendiri. Kalau ingin membuat bibit pohon bidara sendiri, pilih bibit yang berasal dari buah bidara yang telah matang. Lalu, masukkan ke rendaman air garam untuk memilah bibit yang berkualitas dan tidak. Bibit yang bagus akan tenggelam ketika direndam ke air itu, rendam bibir ke dalam senyawa kimia bernama thiourea selama 4 jam lalu diamkan selama 7 hari. Bibit biasanya akan siap dalam waktu kurang lebih 4 bulan sebelum akhirnya muncul tunas. Kalau kamu membeli bibit bidara dalam kondisi sudah siap disemai, hanya butuh waktu beberapa hari sebelum akhirnya bibit bisa Pindahkan bibit pohon bidara Bibit yang sudah jadi perlu dipindahkan ke media tanam. Kamu bisa membuatnya di polybag dengan campuran tanah humus, abu sekam padi, dan pupuk media tanam sudah tersedia, pindahkan bibit bidara yang sudah bertunas ke dalamnya. Saat menanam, pastikan posisi akar menghadap ke bawah. Tanam akar hingga kedalaman 2-3 cm lalu siram dengan setelah satu minggu benih akan tumbuh dan mengeluarkan tunas daun muda. Beberapa toko tanaman juga ada yang menyedikan bibit pohon bidara yang sudah disemai seperti ini, sehingga kamu tinggal menanamnya di Tanam pohon bidaraTanam pohon bidara di lokasi yang sudah ditentukan dan memiliki akses yang cukup ke sinar matahari. Jika kamu memanam lebih dari satu pohon, berikan jarak antarpohon kurang lebih 10 meter. Pohon bidara biasanya akan mulai panen sekitar 3-5 tahun setelah ditanam pada bulan Juli hingga Perawatan pohon bidaraTahap perawatan pohon bidara tergolong cukup sederhana. Kamu tidak perlu sering-sering menyiramnya karena pohon ini tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Ketika sudah cukup besar, kamu bisa mengandalkan siklus hujan alami untuk memenuhi kebutuhan air pohon begitu, jika cuaca sedang sangat kering, kamu tetap perlu menyiramnya dengan baik. Selanjutnya, kamu perlu sering memangkas bagian cabang penyangga. Tujuannya adalah agar batang dan cabangnya menjadi lebih subur dan bisa menghasilkan buah yang hama, pohon bidara biasanya dihinggapi oleh ulat daun, kutu loncat, hingga kutu bubuk. Kamu bisa menyingkirkannya dengan menggunakan pestisida organik agar tidak memengaruhi kualitas buah dan juga Cara Menanam Kentang di Rumah agar Mudah PanenManfaat menanam pohon bidaraManfaat buah dan daun bidara untuk kesehatan ada beragamPohon bidara sudah sejak lama dipercaya bisa membantu menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Bagian yang paling sering dimanfaatkan untuk membuat obat herbal adalah buah dan ini berbagai manfaat daun bidara dan buahnya untuk kesehatan1. Manfaat buah bidaraBuah bidara memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, seperti- Baik untuk saluran cernaBuah bidara dinilai sehat untuk saluran pencernaan karena bisa mencegah diare dan konstipasi. Buah bidara juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan. Jadi, kalau kamu sedang berusaha menaikkan berat badan, buah ini cocok Sumber vitamin C Salah satu kandungan gizi yang dominan pada buah bidara adalah vitamin C. Buah ini mengandung 65,8-76,0 mg per 100 gram dan kebutuhan vitamin C rata-rata orang sehat adalah 60-96 mg per hari dan maksimal mg per hari. Dengan vitamin C yang cukup, kekebalan tubuh pun akan anemiaDalam pengobatan tradisional Tionghoa, buah bidara juga sering diambil sarinya kemudian diminum sebagai penambah stamina. Tonik dari buah ini juga dipercaya dapat menguatkan fungsi hati dan mencegah Manfaat daun bidaraSelain buah, kebaikan pohon bidara untuk kesehatan juga didapatkan dari daunnya. Ini beberapa manfaat daun bidara yang bisa kamu dapatkan- Membuat saraf lebih tenangDaun bidara dipercaya bisa menenangkan saraf karena memiliki sifat anticemas dan sedatif yang dapat menangkan saraf. Daunnya juga terbukti dapat memperbaiki koordinasi dan respons, serta memiliki sifat Mengatasi konstipasiPada pengobatan tradisional, daun bidara salah satunya digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit. Mengonsumsi air rebusan daun bidara dipercaya bisa memperlancar buang air Meredakan demamEkstrak daun bidara memiliki sifat antipiretik. Artinya, tanaman ini bisa menurunkan suhu tubuh. Tak heran daun ini kerap dipakai sebagai salah satu cara untuk menurunkan demam secara juga Cara Menanam Sawi di Polybag yang Mudah DilakukanNah, itu dia tadi cara sekaligus manfaat dari memiliki daun bidara. Kapan nih mau coba mulai menanamnya? videokali ini kita membahas tentang cara merawat pohon jeruk Bali yang berbuah dengan ukuran tanaman yang masih kecil.langsung saja tonton videonya sampai s PersiapanMedia Tanam Pohon Bidara. Sebelum dulur melakukan penyemaian atau penanaman, maka dulur harus melakukan persiapan media tanam terlebih dahulu. Ini bertujuan agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman bisa optimal. Agar hasil budidaya pohon bidara optimal, berikut ini adalah cara persiapan media tanam pohon bidara: a. berikutadalah beberapa manfaatnya: ☘1.Menjaga kesehatan jantung. Caranya dengan di konsumsi langsung atau dalam bentuk jus. ☘2.Mempercepat penyembuhan luka. Caranya dengan di aplikasikan langsung pada luka,krna adanya anti inflamasi & anti bakteri pada daun bidara. ☘3.Mengatasi gangguan tidur. Dengan cara di buat teh daun bidara,karena cewe itu jalan ke gua, dia cium tangan gua lalu bilang "Kang, terima kasih dulu sudah membantu saya, maafkan cucu saya sudah membuat akang kecewa" HAH? cucu? masih muda udah punya cucu? kapan gua nolongin elu? Orang baru ketemu juga.” 0NtXAm2.