Sebut saja KH Ulin Nuha Arwani, Kiai Muhammad bin Kiai Yasin Jekulo, Kiai Hanafi, Kiai Masâudi, Kiai Maâsum, Kiai Khafidzin, Kiai Imron, Kiai Syathori, dan lainnya. Sumber bacaan: Majalah Arwaniyyah Edisi 14. 1439 H. *Penulis adalah guru di Mts NU Miftahul Falah Cendono
KH. Fuad Nurhasan KH. Abdul Kadir Makarim KH. Muhtadi Dimyathi Dr. Muhammad A.S. Hikam, MA, APU KH. Ulin Nuha Arwani Drs. KH. Ahmad Chozin Chumaidi Habib Zein bin Umar bin Smith KH. Muhammad Hatim Salman, Lc KH. Muhammad Romli H. Herman Deru, SH, MM. SYURIYAH Rais Aam: KH. Miftachul Akhyar Wakil Rais Aam:KH. Anwar Iskandar Wakil Rais Aam:KH
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang langsung membacakan resmi susunan pengurus PBNU masa khidmah 2022-2027 ini. - Halaman 2WIRID KH. ARWANI AMIN KUDUS AGAR PUNYA ANAK-ANAK SHALIH-SHOLIHAH Kiai Arwani merupakan ulama masyhur di Indonesia, terlebih di Pulau Jawa. Murid dari Kiai Muhammad Munawir, Krapyak, Yogyakarta ini
JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM â Untuk pertama kalinya sejak Nahdlatul Ulama didirikan tahun 1926, PBNU diisi pengurus perempuan. Ada beberapa tokoh perempuan yang masuk dalam struktur baru PBNU masa bakti 2022-2027. âSejak awal didirikan sebenarnya tidak ada pembatasan di PBNU. Sekarang tokoh perempuan dimasukkan karena memang ada kebutuhan yang mendesak,â kata Ketua Umum PBNU KH Yahya
KH. Muhtadi Dimyathi KH. Ulin Nuha Arwani Habib Zein bin Umar bin Smith KH. Muhammad Romli AGH Dr. Baharuddin HS, MA KH. Jirjis Ali Maksum KH. Bunyamin Muhammad Syaikh H. Hasanoel Basri HG KH. Asâad Said Ali Prof. Dr. KH. Machasin, MA Prof. Dr. KH. Artani Hasbi AGH Habib Abdurrahim Assegaf KH. Muhammad Nuh Ad-Dawami KH. Abdullah Ubab MaimoenTiga tahun berikutnya, usia 14 tahun, Kiai Syaâroni Ahmadi sudah menghafal Al-Qurâan secara keseluruhan kepada KH Arwani Amin dalam jangka waktu delapan bulan. Kepada Kiai Arwani juga, ia berulang kali mengkhatamkan kitab Tafsir Jalalain yang menjadi pegangan dalam pengajian di Menara Kudus. Semua pengajian itu ia tempuh sebagai santri kalong.
Diantara ulamaâ dan umaraâ yang menjenguk, menshalatkan dan takziyah adalah berasal dari : Jepara, Kudus, Pati, Rembang, Tuban, Gresik, Malang, Demak, Semarang, Wonosobo, Yogyakarta, Jakarta dan lain-lain termasuk Bupati Jepara Bp Marzuki beserta jajarannya, H.Atabik Ali Maksum Yogyakarta, H.Arwani Thomafi Jakarta, KH Ulin Nuha Kudus, Malik
f7N9LX3.