Cukupbanyak orang Indonesia traveling ke Belanda, namun tampaknya sebagian besar mentok di Amsterdam. Kalau pun ada lanjutannya kebanyakan ke Volendam untuk foto pake baju khas Belanda dan "keliling" Belanda di Madurodam. Nggak apa-apa sih, tapi coba deh "melipir" ke banyak tempat lain di Belanda yang tak kalah menarik. Contohnya ini nih; Luar biasa86Sangat bagus77Rata-rata40Buruk6Sangat buruk12KeluargaPasanganIndividuBisnisTemanMar-MeiJun-AguSep-NovDes-FebSemua bahasaIndonesia 10Belanda 89Inggris 83Bahasa lainnya EddyoSBalikpapan, IndonesiaDiulas pada 29 Mei 2016 Kalau tidak berfoto dengan baju tradisional di Volendam seperti belum pergi ke Belanda. Foto ini wajib, dan rata rata 15 euro. pengalaman Maret 2016 Tanya EddyoS tentang Foto de Boer1 Terima kasih EddyoS Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap pada 21 Juni 2015 Wajib hukumnya apabila ke Belanda khususnya ke Volendam untuk berfoto dengan kostum tradisional belanda di Foto De Boer. Banyak foto orang terkenal dari Indonesia di Foto De Boer, dengan harga 15 Euro kita bisa menggunakan kostum belanda lengkap dengan sepatu klomnya dan berfoto serta mendapatkan print pengalaman Desember 2014Tanya Lena Y tentang Foto de BoerTerima kasih Lena Y Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap pada 26 Maret 2015 nah foto di sini juga bisa pakai pakaian adat belanda.. harga sama saja rata rata 15 euro untuk sekali foto sendiri.. di sini juga bisa foto sendiri di luar foto resmi studio.. ada sekitar 4 studio foto di Volendam yang menawarkan foto dengan pakaian khas pengalaman September 2014Tanya YayukSRY tentang Foto de Boer3 Terima kasih YayukSRY Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap Creek, KanadaDiulas pada 30 September 2019 via perangkat selular Tanggal pengalaman September 2019 Tanya 532stanb tentang Foto de BoerUlasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap BelandaDiulas pada 27 September 2019 Tanggal pengalaman September 2019Tanya andischeef tentang Foto de BoerUlasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan lainnya Dalamkartu-kartu pos Belanda tercetak foto barisan perahu nelayan tradisonal tertambat di pelabuhan, kemudian ada pula yang menggambarkan para wanita mengenakan kostum Belanda yang khas dengan baju bergaya celemek dan topi runcingnya. Ikon pariwisata negeri keju itu bisa dilihat di Volendam. Kini hanya sedikit wanita penduduk desa nelayan detikTravel Community - Liburan ke Amsterdam tak lengkap tanpa mampir di Volendam. Kota nelayan ini memiliki segudang daya tarik wisata. Turis bisa memandang laut yang cantik, hingga wisata ke pabrik keju dan sepatu khas sepanjang tepi laut Volendam terdapat banyak kafe dan bar yang menghadap ke arah laut. Suasana yang tenang, udara yang sejuk sangat nyaman untuk para turis menikmati pemandangan alam, sambil menikmati secangkir kopi atau menyukai salah satu cemilan khas Belanda, poffertjes, Anda dapat mencobanya dengan topping yang berbeda-beda. Ada poffertjes dengan topping strawberry, coklat, keju, gula putih, dan madu. Dengan membayar sekitar 2,5-4 Euro Rp 31-51 ribu Anda dapat menikmatinya sesuai kafe dan bar juga terdapat toko-toko suvenir yang menjual pernak pernik menarik dan lucu-lucu. Beberapa yang bisa dipilih adalah boneka Belanda, magnet, gantungan kunci, barang pecah belah, snow ball dan masih banyak lagi. Siapapun yang melihat pasti ingin membelinya sebagai Volendam, turis bisa berfoto ria dengan pakaian tradisional Belanda lengkap dengan aksesorisnya. Banyak studio-studio yang menawarkan jasa pemotretan untuk para jeli memperhatikan foto-foto yang terpampang di dinding studio tersebut, Anda akan melihat foto artis dan tokoh terkenal Indonesia. Bahkan ada foto ulama kondang seperti ustad Aa Gymnastiar Aa Gym dengan pakaian tradisonal Belanda yang ditawarkan antara satu studio dan studio lainnya tidak jauh berbeda. Jika ingin berfoto sendiri, harga sekitar 12 Euro Rp 153 ribu. Namun jika foto berpasangan, Anda bisa mengeluarkan uang hingga 20 Euro Rp 255 ribu.Volendam tidak hanya terkenal dengan pamandangan laut yang indah dan tempat turis untuk berfoto pakaian tradisional. Di dekat kota ini juga ada tempat yang dikenal dengan pabrik keju Edam dan pusat pembuatan sendal kayu khas Belanda, yang kami kunjungi waktu itu sebuah pabrik yang masih terbilang tradisional. Pabrik tersebut memang diperuntukkan untuk para turis yang ingin tahu bagaimana cara pembuatan sendal klompen, dan keju Edam pada zaman waktu kurang lebih 2 bulan untuk pembuatan 1 sendal klompen. Pembuatan keju pun sangat higienis dan steril agar kualitas keju terjaga dengan juga mencicipi keju yang sudah jadi. Berbagai rasa keju tersedia. Sungguh menyenangkan karena kami dapat mencoba langsung satu per satu keju tersebut dan dapat membelinya. Keju ini dijual sekitar harga 6-10 Euro Rp 76-127 ribu.Keju yang sudah dikemas dapat tahan sampai 6 bulan di dalam kulkas. Jangan tanya soal rasa, karena keju ini sungguh lezat dan gurih. Kalau saya suka smoke beef cheese memang kota nelayan yang cantik, indah dan tenang. Sayang jika dilewatkan begitu dikatakan pergi ke Belanda dan rasanya kurang lengkap jika Anda tidak berfoto dengan pakaian tradisional dan membeli keju khas Belanda. Fotode Boer: Photo dengan kostum tradisional Belanda. - Lihat ulasan wisatawan 215, foto asli 64, dan penawaran terbaik untuk Volendam, Belanda, di Tripadvisor. Lompat ke konten utama. Ulas. Trip Pemberitahuan Masuk. Kotak masuk. Lihat semua. Masuk untuk mendapatkan info terbaru tentang trip dan mengirim pesan ke wisatawan lain.
Family Picture Pagi itu waktu setempat kami berangkat dari hotel menuju desa Kincir Angin Zaanse Schans. Karena kami tidak dapat makan pagi dari hotel, kami pun mencari makan di Zaandam. Zaandam station Dari Golden Tulip Amsterdam West Hotel seperti biasanya kami naik tram dulu 1x ke stasiun kereta Amsterdam Sloterdjik. Setelah itu kami naik kereta Sprinter ke Zaandam. Karena kami sudah mempunyai Amsterdam & Region Travel Ticket, kami tidak perlu lagi membeli tiket kereta. Perjalanan dari Sloterdjik ke Zaandam membutuhkan waktu hanya 6 menit saja. Begitu sampai di Zaandam, kami langsung disambut oleh angin yang kenceng banget dan udara yang dingin. Kami pun segera mencari cafe untuk makan pagi. Akhirnya kami memilih sebuah cafe yang bernama Wonder’s To Go. Setelah mengganjal perut, kami pun menikmati keindahan bangunan unik yang ada di Zaandam ini. Persis di depan cafe, ada satu hotel yang bangunannya unik sekali, seperti rumah yang bertumpuk-tumpuk. Pastikan kamu foto-foto di depan hotel ini ya, karena hotel ini merupakan salah satu hotel yang paling unik di Di Zaandam memang ada begitu banyak bangunan unik yang Instagrammable banget. Sayangnya karena anginnya yang super kenceng dan dingin banget, saya pun cuma jepret jepret asal doang dan hasil foto nya kurang maksimal Ÿ™ Unique buildings in Zaandam Inntel Hotel, one of the world’s most unusual and unique hotel Tidak mau berlama-lama disini, kami pun segera masuk ke dalam stasiun untuk melanjutkan perjalanan kami ke Zaanse Schans, yang merupakan desa kincir angin di sebelah utara nya Zaandam. Zaanse Schans adalah gambaran kehidupan Belanda pada abad 18 dan 19. Perumahan hingga kincir anginnya masih lestari hingga saat ini. Zaanse Schans Dari Zaandam ke Zaanse Schans kami naik Sprinter lagi dan memakan waktu sekitar 5-10 menit. Sesampainya di Zaanse Schans kami jalan menyusuri perumahan, pabrik coklat, dan kami juga menikmati awal musim gugur yang dedaunannya sudah mulai berwarna kuning. Cuaca saat itu juga bagus, walau anginnya kencang dan awannya mendung, namun ada matahari nya. Otw Zaanse Schans Setelah melewati sebuah jembatan, kami pun tiba di kawasan wisata Zaanse Schans nya. Disini kita bisa mengunjungi pabrik keju, coklat, sepatu clogs khas Belanda, toko souvenirs, bahkan ada juga toko yang menjual barang-barang antik dan unik. Zaanse Schans ini merupakan desa kecil nan indah. Saya suka menjelajahi tiap sudut di Zaanse Schans. Tidak terasa sudah 2 jam kami keliling desa Zaanse Schans ini. Karena waktu yang sudah menunjukkan sekitar waktu setempat, kami pun segera balik ke Amsterdam lagi untuk makan siang. Zaanse Schans In front of the museum of Dutch watch and Clook in Zaanse Schans Random pic I took when in Zaanse Schans. According to a Dutch friend, “VREDE” in Dutch means “Peace” Antique things I found in Zaanse Schans Traditional Dutch shoes / clogs Some pics of mine and my family in Zaanse Schans Ÿ™‚ Dari Zaanse Schans sebetulnya ada bus yang langsung ke Volendam yaitu bus no. 891. Tapi bus ini hanya beroperasi dari tanggal 16 Juli sampai 28 Agustus jam 10am – 3pm, setiap 20 menit sekali. Info lengkapnya bisa dicek disini. Karena kami kesananya bulan Oktober, jadi tidak ada transportasi langsung dari Zaanse Schans ke Volendam. Oleh karena itu kami harus ke Amsterdam dulu baru melanjutkan perjalanan ke Volendam. Kami pun naik Sprinter lagi, dan memakan waktu sekitar 20 menit untuk sampai di Amsterdam. Siang itu kami mencari makan siang di area Amsterdam’s China Town. Teman kami yang orang Belanda menyarankan kami makan di restaurant Thailand favorit dia, yang bernama Thaise Snack Bar Bird. Namun karena tempatnya kecil, kami tidak dapat tempat duduk disini. Untungnya diseberang jalan terdapat sister restaurant nya yang bernama Bird Thais Restaurant. Bedanya di restaurant ini tempatnya lebih besar dan harganya juga lebih mahal, tapi katanya makanannya sama-sama enak. Amsterdam’s China Town Saya pun seperti biasanya memesan Pad Thai, dan ini adalah Pad Thai terenak yang pernah saya makan. Porsi nya besar sekali, ini harusnya untuk porsi 2 orang, tapi karena enak banget saya hampir bisa menghabiskannya. Saya rasa porsi segitu dengan rasa yang luar biasa enak sangat pantas juga dengan harganya, yaitu 15 Euro atau sekitar Thaise Snackbar Bird Bird Thais Restaurant Setelah puas makan siang di Restaurant Thailand tersebut, kami pun segera menuju stasiun Amsterdam Centraal dengan berjalan kaki. Sesampainya di Amsterdam Centraal, kami mencari halte bus yang ke Volendam. Sekitar waktu setempat, kami naik bus nomor 316 dari Amsterdam Centraal ke Volendam. Perjalanan memakan waktu sekitar 40 menit untuk sampai di Volendam. Amsterdam Centraal Bus no. 316 from Amsterdam Centraal to Volendam Berkunjung ke Belanda tidak lengkap rasanya jika tidak ke Volendam ini. Volendam merupakan desa nelayan kuno yang terletak di kotamadya Edam-Volendam, di provinsi North Holland, Belanda, 20km ke utara dari Amsterdam. Disini kita bisa menikmati indahnya pelabuhan, mengunjungi pabrik dan toko keju, belanja souvenirs, dan yang paling menariknya dan tidak boleh dilewatkan ialah berfoto memakai pakaian tradisional Belanda. The beauty of Volendam Sesampainya di Volendam, ada begitu banyak studio foto yang menawarkan jasa foto pakaian tradisional Belanda ini. Dari hasil research saya, photo studio yang recommended dan yang terkenal di kalangan orang Indonesia itu ialah Foto De Boer. Harganya ialah 42 Euro untuk 7 orang. Kalau mau tambah USB jadi ada softcopy nya juga itu tambah 5 Euro. Karena menurut kami softcopy itu sangat penting, kami pun bersedia untuk nambah 5 Euro lagi, jadi totalnya 47 Euro untuk 7 orang. Foto de Boer Pricelist Foto de Boer October 2017 Studio foto ini ada 4 lantai, dimana lantai ketiga nya ialah tempat untuk memilih kostum pria, dan lantai keempat nya ialah tempat untuk memilih kostum wanita sekaligus tempat foto studio nya juga. Ketika naik tangga, di dinding nya itu di pajang hasil foto yang sudah pernah foto di studio tersebut. Yang paling menarik ialah foto Ibu Megawati dan Pak Gusdur ada juga disitu! Mereka memakai baju tradisional Belanda dan berfoto di Foto De Boer ini. Foto Ibu Megawati dan Pak Gusdur beserta foto-foto lainnya yang dipajang di Foto de Boer. Dan bahkan disini ada tulisan dalam bahasa Indonesia, “Hati-Hati Melangkah” Tempat Foto Studio de Boer Pakaian tradisional Belanda ini sangat unik. Kami semua sekeluarga ketawa ngakak melihat satu sama lain memakai pakaian tradisional Belanda ini. Teman kami yang asli Belanda itu juga baru pertama kali nya memakai pakaian tradisional negara nya sendiri. Ia juga merasa agak aneh memakai pakaian tradisional tersebut. Karena ini foto keluarga, teman kami yang orang Belanda tersebut telah kami anggap sebagai anggota keluarga kami juga. What a precious and heart-warming moment! We’re such a happy family Ÿ˜€ “Happy Family will change the world” Ÿ™‚ Foto studio di De Boer ini memang tidak mengecewakan. Pelayannya ramah, bahkan ia tak segan-segan mengijinkan kami untuk berfoto memakai kamera kami sendiri di luar foto yang telah ditetapkan, tapi ambil fotonya tidak boleh di area tempat foto nya ya. Hasil fotonya juga bagus. Ketika foto juga, mereka yang mengarahkan gayanya. Lalu menyuruh kami untuk bilang “Cheers!” Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menyusuri Volendam. Kami pun berhenti di salah satu pabrik keju di Volendam, yang bernama Cheese Factory Volendam. Di setiap toko keju pasti ada tester nya, dan saya langsung jatuh cinta sama keju yang ada di toko ini. Enaaaakkk banget! Kalau keju Belanda aku suka yang Smoked Cow Cheese nya. Aku juga beli Crispy Gouda Cheese nya disana, semacam biskuit keju Gouda gitu. Super Lekker! Strolling around Volendam Souvenir shops in Volendam And here it is! We found “Cheese Factory Volendam”, a recommended one in Volendam Ÿ˜‰ This is Marken Express. So, from Volendam you can take ferry directly to Marken Typical houses in the Netherlands.. So pretty! And oh, they also put a Buddha statue in front of their house. This is so interesting Ÿ˜€ Love the typical houses in this flat country Setelah puas belanja Keju, kami pun melanjutkan perjalanan ke desa Edam. Dari Volendam ke Edam itu, kami naik bus 316 lagi dan memakan waktu sekitar 25 menit. Akhirnya sekitar kami pun sampai di desa Edam, yang merupakan desa penghasil keju Pada Abad Pertengahan, pasar keju di Edam merupakan pusat kegiatan masyarakat, dimana para petani membawa keju hasil buatan mereka untuk ditimbang, dijual dan kemudian diekspor ke seluruh dunia. Karena itulah, kami pun mengunjungi toko keju yang bernama Wijn&Kass disini. Karena sudah sore, kami harus segera pulang ke Amsterdam. Walaupun di Edam ini kami tidak sempat explore banyak, tapi saya mendapat kesan dari desa ini, yaitu tenang dan Dari Edam, kami naik Bus ke Amsterdam. Perjalanan memakan waktu sekitar 35-45 menit. Edam, a small and beautiful village in the Netherlands with the famous Edam Cheese Carriers Statue Sesampainya di Amsterdam, karena kami masih belum puas belanja keju, kami pun mencari toko keju lagi. Akhirnya kami menemukan toko keju bernama Amsterdam Cheese Deli, dan disinilah saya menemukan Truffle Cheese! Saya suka sekali dengan Truffle, begitu saya melihat ada Truffle Cheese, saya langsung excited untuk membelinya. Enjoying Amsterdam city Jadi ceritanya, saya lagi mau foto bus di Amsterdam, eh tau2nya ada bule yang mau ikut di foto juga bulenarsis, lalu papa saya juga jadi ikutan foto bareng si bule. LOL Amsterdam Cheese Deli Setelah itu, kami makan malam di sebuah restoran Indonesia yang bernama Aneka Rasa. Karena saya masih berasa kenyang banget gara-gara Pad Thai siang itu, saya pun tidak mau makan, hanya minum saja disini. Tapi keluarga saya sih makan, dan mereka bilang masakannya sih biasa saja, jauh lebih enak di Indonesia deh. Akhirnya sekitar waktu setempat kami pulang ke hotel. Dan itulah pengalaman singkat nan padat saya selama di Belanda.
Padasaat ini saya berada di Belanda, tetapi kami aslinya dari Solo atau Surakarta, Jawa Tengah. Jadi saya akan menceritakan lima objek wisata di Belanda dan di Jawa Tengah yang saya rekomendasikan untuk dikunjungi. Objek wisata yang saya rekomendasikan. Volendam. Volendam dan Marken itu adalah dua desa traditional di Belanda.
Zaanse Schans, desa kincir, pembuat keju dan kelom kayu. Lokasi di pinggiran Amsterdam - Volendam, daerah pelabuhan dan desa nelayan kuno. Terkenal juga dengan foto kostumnya. Sekarang jadi lebih banyak cafe, dan tempat hang out . Amsterdam Arena, Stadion Ajax . Minggu, 24 Juni 2018(Tujuan Amsterdam: Zaanse Schaan, Volendam, Amsterdam ArenA) Foto- foto cantik aja di depannya hehe. Tips 02. Setelah memasuki Eropa, terutama di depan toko diamond itu, kita harus hati - hati karena banyak copet mengincar kita, apalagi di Paris nanti, katanya. Acara dilanjut ke desa nelayan Volendam untuk makan siang dan nyobain makanan khas sana : IKAN, tapi ga pake nasi, adanya kentang huhu.
Suasanadi Volendam, trus pusat kota Amsterdam, cheese market di Alkmaar, dll. Semua masih membekas dalam. seperti biasa, foto2nya bagus2 be especially yang foto keluarga pake baju tradisional belanda ya untung akhirnya keburu foto ya be!! kalo udah ke belanda gak foto model begini pasti rasanya kurang afdol ya. hahahaha.
Volendamadalah sebuah kota pelabuhan di Belanda.Di sini kita dapat melihat pelabuhan tua yang indah.. Penduduk kota pelabuhan ini begitu ramah dan terkenal dengan kostum tradisional, memancing, dan musik rakyat.. Di sini, tradisi lama dan modern bertemu. Volendam kota pelabuhan yang begitu indah. Keindahan khas Volendam telah menjadi inspirasi bagi banyak pelukis terkenal sejak tahun 1880. Namunjika foto berpasangan, Anda bisa mengeluarkan uang hingga 20 Euro (Rp 255 ribu).Volendam tidak hanya terkenal dengan pamandangan laut yang indah dan tempat turis untuk berfoto pakaian tradisional. Di dekat kota ini juga ada tempat yang dikenal dengan pabrik keju Edam dan pusat pembuatan sendal kayu khas Belanda, Klompen.Pabrik yang kami Biasanyaorang datang ke Volendam untuk berfoto ala Nyonya Meneer Belanda di studio foto yang banyak tersebar disana. Harganya EUR 20 untuk 2 orang, sudah termasuk foto hardcopy dan CD berisi softfile. Sehabis foto-foto bisa lanjut jalan-jalan di sekitar pelabuhan atau sekedar nongkrong di café sambil melihat barisan kapal hilir mudik.
PortalMaduraCom, Volendam, Belanda - Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Alwiyah yang mewakili Jawa Timur atas nama APTISI (Asosiasi Perguruan
aCoEBM8.
  • 6y5q6s45u0.pages.dev/673
  • 6y5q6s45u0.pages.dev/583
  • 6y5q6s45u0.pages.dev/520
  • 6y5q6s45u0.pages.dev/98
  • 6y5q6s45u0.pages.dev/448
  • 6y5q6s45u0.pages.dev/948
  • 6y5q6s45u0.pages.dev/217
  • 6y5q6s45u0.pages.dev/228
  • foto baju belanda di volendam